You are here : Home Bidang Koperasi

Koperasi

PROSES PROSEDUR PEMBENUKAN DAN PENGESAHAN AKTA

PENDIRIAN KOPERASI

(MENURUT SK MENEG KUKM NO. 01/PER/M.KIKM/2006)





PROSES PENDIRIAN PERKOPERASIAN

  1. Kelompok Masyarakat Membentuk Panitia Pemrakarsa Pembentukan Koperasi.
  2. Panitia Pemrakarsa Menghubungi Dinas/Sudin koperasi UMKM dan Perdagangan untuk Konsultasi Pembentukan Koperasi (Persiapan).
  3. Dinas/Sudin Koperasi, UMKM dan Perdagangan Memberikan Penerangan Penyuluhan Perkoperasian Kepada Calon Pendirian Koperasi.
  4. Rapat anggota pembentukan/pendirian koperasi (minimal 20 orang pendiri) dengan agenda minimal: - Pemilihan Pengurus / Pengawas – Pembuatan / Pengesahan Anggaran Dasar Koperasi – Pembuatan / Pengesahan Rencana Kerja / RAPBK.
  5. Menguhubungi Notaris Pembuat Akta Koperasi (NPAK) untuk Pembuatan Akta Pendirian/Anggaran Dasar Koperasi secara Autentik.
  6. Pengurus Koperasi atau Kuasanya mengajukan Permohonan Pengesahan Badan Hukum Koperasi Kepada Kadis Koperasi, UMKM dan Perdagangan.
  7. Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Propinsi DKI Jakarta meneliti kelengkapan dan persyaratan berkas permohonan.
  8. Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Propinsi DKI Jakarta mengesahkan bila berkas memenuhi syarat dan lengkap, dan menolak serta mengembalikan berkas, bila tidak memenuhi syarat dan tidak lengkap.

Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Propinsi DKI Jakarta menyampaikan SK Pengesahan Badan Hukum Koperasi kepada Pengurus Koperasi atau kuasanya.

DATA PEMERINGKATAN KOPERASI

PROPINSI DKI JAKARTA

TAHUN 2008


DATA PEMERINGKATAN KOPERASI

PROPINSI DKI JAKARTA

TAHUN 2008


DATA KOPERASI KECAMATAN

KOTA ADMINISTRASI KEP. SERIBU

SAMPAI DENGAN TAHUN DESEMBER 2008


DATA KOPERASI PER KECAMATAN

PROPINSI DKI JAKARTA

TAHUN 2008